Tentang Partilibur
Dari ruang kecil di Lumajang sampai dua hari musik dan karnaval di Kota Batu.
Berawal di Lumajang
Partilibur tumbuh dari gios kecil di Kabupaten Lumajang. Tempat itu dibangun sebagai ruang apresiasi dan rumah bagi karya teman-teman musisi setempat.
Semangat yang sama kemudian dibawa ke Partilibur Caravan 2026. Pada 1 dan 2 Agustus, karavan singgah di Batu Night Spectacular, Kota Batu, dengan musik, karnaval, dan banyak ruang untuk bertemu.
Satu Venue, Banyak Sudut
Materi resmi setelah acara mencatat sembilan panggung dan 105 penampil. Dokumentasinya memperlihatkan musik dari berbagai sudut, wahana BNS, serta atraksi di antara jalur pengunjung.
Foto dan aftermovie kini menjadi dokumentasi perjalanan itu. Kamu bisa melihat wajah acara lewat potret panggung, pengunjung, dan suasana karnaval yang tidak selalu tertangkap dari satu tempat berdiri.
Jelajahi GaleriEmpat Sudut Caravan
Kalau kamu hanya sempat berdiri di satu panggung, potret-potret ini menunjukkan sudut lain dari dua hari yang sama.
Masih ingat bagian ini?
Putar aftermovie, temukan fotomu di galeri, lalu simpan cerita yang ingin kamu bawa dari Partilibur Caravan 2026.